Woensdag 22 Mei 2013
sedikit mengomentari peranan informan informan yang katanya memberikan wawasan luas, lugas dan terpercaya masih menjadi catatan penting yang harus diperhatikan saat ini.. awal mulanyaa sihh... saya berpikiran bahwa semua bukti yang diberikan oleh media dengan begitu gencarnya adalah suatu pandangan yang benar benar bisa menambah wawasan para awam. akan tetapi ketika saya berpikir dengan semakin giat dengan membaca suatu harian majalah berita baik itu elektronik ataupun dalam bentuk yang lainnya setiap hari, disinilah awal mula nya ketimpangan ketimpangan yang benar benar terjadi itu ada. fakta-fakta akibat adanya beberapa kellompok berkepentingan di seluruh aspek itu seperti contoh: bagaimana stasiun televisi yang dimiliki dari konglomerat besar di indonesia yang mempunyai perusahaan lap**do ituu merusak citra ketua pssi djohar arifin husein kepada publik alasannyya karena perebutan kekuasaan di dalam induk organisasi pesepakbolaan indonesia karena notabene nya keluarga dari si pemilik stasiun televisi tersebut menginginkan kendali atas organisasi tersebut katanya, padahal saya melihat bahwa peranan stasiun televisi lain masih menganggap problem ini masih dalam tahap yang wajar. selain permasalahan tersebut ada juga kasus seperti jokowi walikota solo yang awal mula mencuat namanya dari sorotan media tentang pencanangan mobil nasional (esemka) untuk diproduksi secara massal sehingga namanya begitu heboh diperbincangkan di mata publik yang akhirnya juga dia menjadi pemimpin nomer satu di dki jakarta saat ini. saya sampai saat ini beranggapan bahwa dia (jokowi) menjadi seseorang yang cukup besar hingga kini atas bantuan para awak media yang dengan begitu derasnya meliput segala kegiatan dan aktivitas beliau tetapi saya beranggapan seperti ini pun tanpa mengesempingkan jasa-jasa beliau yang telah memberikan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakatnya. jadi untuk para awam ataupun orang-orang yang masih belum memahami suatu problematika adakalanya berpikir terlebih dahulu sebelum menJUDGE hal hal yang buruk karena kita ini bangsa indonesia yang besar jangan jadikan orang-orang yang paling benar itu ada 3 di indonesia : 1. MEDIA, 2.KPK dan yang ketiga adalah MEDIA DAN KPK :D. So untuk bangsa indonesia kebenaran itu hanyalah milik tuhan kita sebagai manusia hanyalah sesosok yang selalu membuat kesalahan jangan pernah terpengaruh atas kutipan ataupun tulisan yang benar benar belum jelas kebenarannya . jadi BERPIKIRLAH !!!!!!
Teken in op:
Plasings (Atom)