Dinsdag 11 Junie 2013

Sejarah Musik dalam Islam


Tema UtamaPara ulama berbeda pendapat tentang boleh tidaknya umat bermain musik dan mendengarkannya.Di era kejayaannya, umat Islam mampu mencapai kemajuan dalam bidang seni musik. Terlebih lagi, musik dan puisi menjadi salah satu tradisi yang berkembang di Semenanjung Arab sebelum kedatangan Islam. Seni musik Islam mulai berkembang ketika wilayah kekuasaan Islam meluas. Pada saat itu, kaum Muslim mulai berbaur dengan berbagai bangsa yang masing-masing mempunyai kebudayaan dan kesenian.Pencapaian peradaban Islam dalam bidang musik tercatat dalam Kitab Al-Aghani yang ditulis oleh Al-Isfahani (897 M-967 M). Dalam kitab itu, tertulis sederet musisi di zaman kekhalifan, seperti Sa'ib Khathir (wafat 683 M), Tuwais (wafat 710 M), dan Ibnu Mijjah (wafat 714 M). Penyebaran Islam ke seluruh penjuru jazirah Arab, Persia, Turki, Romawi, hingga India, itu memiliki tradisi musik.Ibnu Misjah (wafat tahun 705 M) merupakan ahli musik pertama yang muncul di awal perkembangan seni musik pada masa kejayaan peradaban Islam. Setelah itu, kaum Muslim banyak yang mempelajari buku-buku musik yang diterjemahkan dari bahasa Yunani dan Hindia. Mereka mengarang kitab-kitab musik baru dengan mengadakan penambahan, penyempurnaan, dan pembaharuan, baik dari segi alat-alat instrumen maupun dengan sistem dan teknisnya.Seni musik berkembang pesat di era kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Para ilmuwan Muslim menerjemahkan risalah musik dari Yunani terutama ketika Khalifah Al-Ma'mun berkuasa. Para Khalifah Abbasiyah pun turut mensponsori para penyair dan musisi. Salah satu musisi yang karyanya diakui dan disegani adalah Ishaq Al-Mausili (767 M-850 M).Umat Muslim juga memiliki Yunus bin Sulaiman Al-Khatib (wafat 785 M). Beliau adalah pengarang musik pertama dalam Islam. Kitab-kitab karangannya dalam bidang musik sangat bernilai tinggi sehingga penggarang-penggarang teori musik Eropa banyak yang merujuk ke ahli musik ini. Dalam perkembangan selanjutnya, dikenal juga Khalil bin Ahmad (wafat tahun 791 M). Beliau telah mengarang buku teori musik mengenai not dan irama.Selain itu ada Ishak bin Ibrahim Al-Mausully (wafat tahun 850 M) yang telah berhasil memperbaiki musik Arab jahiliyah dengan sistem baru. Buku musiknya yang terkenal adalah  Kitabul Alhan Wal-Angham (Buku Not dan Irama). Beliau juga sangat terkenal dalam musik sehingga mendapat julukan Imam Ul-Mughanniyin (Raja Penyanyi).Selain penyusunan kitab musik yang dicurahkan pada akhir masa pemerintahan Dinasti Umayyah. Prof A Hasmy dalam bukunya mengenai  Sejarah Kebudayaan Islam mengungkapkan, pada masa itu para khalifah dan para pejabat lainnya memberikan perhatian yang sangat besar dalam pengembangan pendidikan musik.Banyak sekolah musik didirikan oleh negara Islam di berbagai kota dan daerah, baik sekolah tingkat menengah maupun sekolah tingkat tinggi. Sekolah musik yang paling sempurna dan teratur adalah yang didirikan oleh Sa'id .

Woensdag 22 Mei 2013

sedikit mengomentari peranan informan informan yang katanya memberikan wawasan luas, lugas dan terpercaya masih menjadi catatan penting yang harus diperhatikan saat ini.. awal mulanyaa sihh... saya berpikiran bahwa  semua bukti yang diberikan oleh media dengan begitu gencarnya adalah suatu pandangan yang benar benar bisa menambah wawasan para awam. akan tetapi ketika saya berpikir dengan semakin giat dengan membaca suatu harian majalah berita baik itu elektronik ataupun dalam bentuk yang lainnya setiap hari, disinilah awal mula nya ketimpangan ketimpangan yang benar benar terjadi itu ada. fakta-fakta akibat adanya beberapa kellompok berkepentingan di seluruh aspek itu seperti contoh: bagaimana stasiun televisi yang dimiliki dari konglomerat besar di indonesia yang mempunyai perusahaan lap**do ituu merusak citra ketua pssi djohar arifin husein kepada publik alasannyya karena perebutan kekuasaan di dalam induk organisasi pesepakbolaan indonesia karena notabene nya keluarga dari si pemilik stasiun televisi tersebut menginginkan kendali atas organisasi tersebut katanya, padahal saya melihat bahwa peranan stasiun televisi lain masih menganggap problem ini masih dalam tahap yang wajar. selain permasalahan tersebut ada juga kasus seperti jokowi walikota solo yang awal mula mencuat namanya dari sorotan media tentang pencanangan mobil nasional (esemka) untuk diproduksi secara massal sehingga namanya begitu heboh diperbincangkan di mata publik yang akhirnya juga dia menjadi pemimpin nomer satu di dki jakarta saat ini. saya sampai saat ini beranggapan bahwa dia (jokowi) menjadi seseorang yang cukup besar hingga kini atas bantuan para awak media yang dengan begitu derasnya meliput segala kegiatan dan aktivitas beliau tetapi saya beranggapan seperti ini pun tanpa mengesempingkan jasa-jasa beliau yang telah memberikan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakatnya. jadi untuk para awam ataupun orang-orang yang masih belum memahami suatu problematika adakalanya berpikir terlebih dahulu sebelum menJUDGE hal hal yang buruk karena kita ini bangsa indonesia yang besar jangan jadikan orang-orang yang paling benar itu ada 3 di indonesia : 1. MEDIA, 2.KPK dan yang ketiga adalah  MEDIA DAN KPK :D. So untuk bangsa indonesia kebenaran itu hanyalah milik tuhan kita sebagai manusia hanyalah sesosok yang selalu membuat kesalahan jangan pernah terpengaruh atas kutipan ataupun tulisan yang benar benar belum jelas kebenarannya . jadi BERPIKIRLAH !!!!!!